Peran Media Sosial untuk Perkembangan Bisnis Kerajinan Tembaga

Boyolali, tepatnya di daerah Cepogo terkenal sebagai salah satu sentra atau pusat industri kerajinan tembaga dan kuningan. Bahkan kerajinan yang lahir dari Cepogo masih eksis hingga detik ini. Hal itu tentu saja juga tidak lepas dari peran serta media sosial yang dimanfaatkan untuk kemajuan bisnis tembaga tersebut.

Dari generasi ke generasi, kerajinan kuningan dan tembaga lahir dengan mengikuti perkembangan zaman. Hal itu membuatnya semakin dikenal di berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Salah satu sentra pengrajin tembaga Boyolali tepatnya di Cepogo adalah kami, Roemah Tembaga. 

Roemah Tembaga adalah salah satu pengrajin yang tidak hentinya memproduksi kerajinan dengan material kuningan dan tembaga untuk pasar dalam negeri dan luar negeri. Industri kami berada di Kunti RT 12/02, Cabeankunti, Cepogo, Boyolali dan sudah berdiri sejak tahun 2000. 

Koleksi kerajinan tembaga dari Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi
Koleksi kerajinan tembaga dari Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi

Kami tidak hanya fokus memproduksi satu produk unggulan saja. Melainkan produk yang kami tawarkan pun kian beragam. Mulai dari ukurannya yang kecil seperti produk rumah tangga, pajangan dinding, dan aksesoris lampu. Hingga produk berukuran besar seperti halnya kubah masjid tembaga, patung, dan lain sebagainya. 

Lamanya proses pembuatan tergantung dari produk yang dipesan. Semakin sulit dan rumit detail produk yang dipesan, semakin lama pula produk tersebut tercipta. Kami fleksibel dalam pemesanan, karena kami tidak memberikan batasan minimum order. Kami melayani pemesanan dalam jumlah besar maupun kecil.

Dengan menggunakan material terbaik, kami bangga memberikan produk tembaga berkualitas tinggi kepada setiap konsumen yang melakukan pemesanan. Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade, kami berupaya memenuhi kebutuhan pasar yang kian hari kian meningkat. 

Berbagai kerajinan dari tembaga oleh Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi
Berbagai kerajinan dari tembaga oleh Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi

Kebutuhan pasar yang kian hari kian meningkat berimbas juga pada semakin banyaknya pengrajin kuningan tembaga yang bermunculan. Tentu hal tersebut akan semakin memperketat persaingan yang ada. Untuk tetap dapat bersaing di pasaran dan menjaga eksistensi, kami terus mengembangkan keterampilan dan desain menarik.

Tidak hanya itu saja, kami pun memanfaatkan media sosial untuk menjalankan bisnis yang sudah kami rintis dari bawah. Kami memanfaatkan berbagai platform media sosial populer untuk menjangkau pasar yang sebelumnya tidak terjangkau oleh kami. Kami mendisplay ragam desain produk kerajinan tembaga di platform media sosial. 

Ketika ada pesanan yang masuk, kami baru akan melakukan pembuatan produk tersebut. Dari media sosial inilah kami mulai gencar melakukan promosi produk. Dengan peran media sosial, pasar kami menjadi lebih luas dibandingkan sebelumnya. Dimana hal tersebut juga berdampak pada meningkatnya omset yang kami dapatkan per tahunnya.

Koleksi kaligrafi dari Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi
Koleksi kaligrafi dari Roemah Tembaga, Sumber: doc pribadi

Peran media sosial untuk bisnis kerajinan tembaga kami memang begitu signifikan. Pasalnya, setiap bulannya kami bisa mendapatkan order rata-rata 10 hingga 15 pesanan. Bahkan ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri dan tahun baru, permintaan menjadi lebih meningkat dan ramai.

Dalam setahunnya, kami mampu meraup omset antara 800 juta sampai 1 miliar. Selain karena peran media sosial untuk bisnis kami yang notabene merupakan salah satu alternatif pemasaran media online, hal tersebut juga hasil dari kerja keras kami yang selalu melakukan improve terhadap kerajinan yang dibuat.

Hal ini juga pernah kami sampaikan kepada media Kontan yang beberapa waktu lalu melakukan interview mengenai bisnis yang Roemah Tembaga jalankan.

Leave a Comment